Jumat, 25 Mei 2012

Belum Semua Universitas Terima Surat Edaran Dikti




|
Share:
www.dikti.go.idSurat Edaran Dikti yang memuat ketentuan bagi mahasiswa program S-1, S-2, dan S-3 untuk memuat karya ilmiahnya di jurnal ilmiah. Ketentuan ini berlaku bagi lulusan setelah Agustus 2012.

KOMPAS.COM-Meski telah diterbitkan sejak 27 Januari 2012 lalu, ternyata belum semua universitas menerima surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bernomor 152/E/T/2012 terkait publikasi karya ilmiah yang menjadi syarat lulus bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengaku belum menerima surat edaran tersebut.

Ia mengatakan, hingga hari ini pihaknya hanya mendapatkan informasi terkait hal tersebut melalui pemberitaan di media massa. Oleh karena itu, kata Rochmat, ia belum mengetahui secara lebih detail dan implementasi instruksi dari

Selasa, 22 Mei 2012

Beasiswa 10 Juta untuk 10 Pendaftar Pertama



MALANG, KOMPAS.com - Untuk menarik minat para lulusan SMA dan sederajat, Sekolah Tinggi Teknologi (STT) STIKMA Internasional, Kota Malang, Jawa Timur, menyediakan beasiswa senilai Rp 10 juta untuk 10 pendaftar yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik.

"Bagi calon mahasiswa baru disini, untuk 10 pendaftar berprestasi dapat beasiswa Rp 10 juta. Mau mendaftar saja sudah mendapat beasiswa, apalagi kalau sudah masuk dan aktif dalam perkuliahan nanti," jelas Edy Kadarwanto, Humas STT STIKMA Internasional, Selasa (15/5/2012).

Menurut Edy, sepuluh beasiswa tersebut akan diberikan kepada seluruh mahasiswa baru pada

Universitas Inggris di China Tawarkan Beasiswa


BLCISuasana Kampus SBC yang berada di pusat Kota Shanghai, China. Mahasiswa Indonesia berkesempatan mendapatkan beasiswa kuliah di perguruan tinggi asal Inggris ini.
JAKARTA, KOMPAS.com — Kesempatan meraih beasiswa bagi para pelajar Indonesia semakin besar. Salah satu tawaran beasiswa tersebut saat ini juga mengalir dari universitas-universitas Inggris yang membuka kampusnya di China.
Dr Chris Bayley dari Sino British College-University Shanghai Science Technology (SBC) di Jakarta, Selasa (22/5/2012), mengatakan,  calon mahasiswa dari Indonesia saat ini ditawarkan untuk mencoba demo kelas perkuliahan Sino British College. Dia menjelaskan, sejak 2006 Konsorsium Universitas Inggris Utara (North Consortium University United Kingdom-NCUK) telah berkerja sama dengan University Shanghai Science Technology, yang merupakan universitas Pemerintah China, untuk mendirikan SBC.
"Dengan demikian, pelajar dapat menghemat biaya dibandingkan bila seluruh perkuliahan ditempuh di Inggris. Apalagi bila memenuhi syarat untuk SMU kelas

Senin, 21 Mei 2012

Mau Studi ke Jerman? Ikuti Beasiswa Ini



shutterstock
Trier, Jerman

TERKAIT:
Kompas.com - The German Academic Exchange Service (DAAD) kembali membuka program beasiswa untuk program S2 dan S3 bagi para profesional dari negara berkembang. Lamanya studi berkisar antara 12 hingga 36 bulan tergantung institusi.

Tawaran beasiswa ini terutama diberikan kepada para staf universitas, peneliti, atau profesional yang memiliki pengalaman minimal dua tahun dan menguasi bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimum 550.

Kriteria lain yang disyaratkan antara lain berusia maksimal 36 tahun, punya pengalaman kerja minimal dua tahun setelah lulus sarjana, serta nilai akademik minimal 2,75 untuk program master, sementara itu untuk program doktoral IP minimal adalah 3,00.

Bagi Anda yang berminat, pendaftaran bisa dilakukan secara online dan akan ditutup pada 31 Juli 2012. Untuk info lebih lengkap silakan klik www.daadjkt.org

Kamis, 10 Mei 2012

Ironis, Ijazah Anak Guru Malah Ditahan!

Hanya karena belum melunasi biaya administratif, ijazah Mohareni, siswi kelas 3 SMAN 15 Tangerang, ditahan pihak sekolah.
Bahkan, untuk meminjam untuk keperluan melamar kerja pun tidak diperbolehkan.
Saya sadar belum bisa melunasi biaya administratif, tapi saat hanya ingin meminjamnya pun tidak boleh.
– Fadiloes Bahar
“Anak saya sudah tamat di SMAN 15 Tangerang. Karena ingin melamar kerja, dia harus punya ijazah asli. Saya sadar belum bisa melunasi biaya administratif, tapi saat hanya ingin meminjamnya pun tidak boleh,” ujar Fadiloes Bahar, orangtua Mohareni, kepada Kompas.com, di Jakarta.
Fadiloes mengungkapkan, kejadian tersebut juga terjadi pada siswa lain yang menunggak pembayaran biaya administratif. Padahal, kata dia, dirinya sudah berinisiatif mencicil tunggakan itu.
“Tunggakan saya sebesar Rp 3 juta rupiah, tapi berniat untuk mencicilnya kok,” ungkap Fadiloes, yang juga berprofesi sebagai guru SMPN 8 Tangerang.
Menurut dia, yang dimaksud uang administratif itu antara lain uang bimbingan belajar dan uang pendaftaran awal tahun ajaran baru dan masih banyak lagi. “Saya sangat kecewa terhadap pihak sekolah, masak untuk meminjamnya saja tidak boleh,” lanjut dia
Sumber: Kompas.com

Jumat, 04 Mei 2012

Hanya 121 Jurnal Terakreditasi Dikti

ShutterstockIlustrasi
 Mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor tetap harus membuat karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan. Setiap program studi bisa membuat jurnal, dan jika tidak tertampung, karya ilmiah tersebut bisa dimuat di jurnal online.
Bayangkan, Indonesia yang sebesar ini hanya punya 121 jurnal yang terakreditasi Ditjen Dikti. Kalau dibiarkan saja, kita akan semakin tertinggal dari negara lain
-- Mendikbud M Nuh
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso, Senin (6/2), menjelaskan, karya ilmiah mahasiswa bisa dipublikasikan di jurnal ilmiah apa pun, baik yang diterbitkan oleh kampus maupun instansi lain.
Djoko juga memperbolehkan pembuatan jurnal online sebagai alternatif lain. ”Saya akan membuat petunjuk pembuatan jurnal online. Tugas kontrolnya ada di dosen, dewan redaksi, dan editor. Karena online, semua bisa ikut mengawasi,” kata Djoko.
Karya ilmiah yang dimaksud, kata Djoko, bisa berupa skripsi atau karya tulisan yang sudah dipersiapkan sejak awal untuk dimasukkan ke jurnal ilmiah. Bentuk karya ilmiah bisa beragam, mulai dari skripsi hingga laporan praktikum.

Selasa, 01 Mei 2012

Peran Guru sebagai Motivator dalam KTSP

Sejalan dengan pergeseran makna pembelajaran dari pembelajaran yang berorientasi kepada guru (teacher oriented) ke pembelajaran yang berorientasi kepada siswa (student oriented), maka peran guru dalam proses pembelajaran pun mengalami pergeseran, salah satunya adalah penguatan peran guru sebagai motivator.

Peran Guru sebagai Motivator
Proses pembelajaran akan berhasil manakala siswa mempunyai motivasi dalam belajar. Oleh sebab itu, guru perlu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Untuk memperoleh hasil belajar yang optimal, guru dituntut kreatif membangkitkan motivasi belajar siswa, sehingga terbentuk perilaku belajar siswa yang efektif.
Dalam perspektif manajemen maupun psikologi, kita dapat menjumpai beberapa teori tentang motivasi (motivation) dan pemotivasian (motivating) yang diharapkan dapat membantu para